Neural Network dan Deep Learning
Dalam teknologi kecerdasan buatan, neural network adalah sistem yang mirip dengan otak manusia dalam kemampuannya mempelajari dan memproses informasi. Mereka memungkinkan AI untuk belajar dari pengalaman, layaknya manusia. Inilah yang disebut deep learning.
Sang psikolog kognitif dan ilmuwan komputer berdarah Inggris-Kanada ini berkata kepada BBC bahwa chatbot tak lama lagi dapat melampaui level informasi yang disimpan oleh otak manusia.
BACA JUGA: Indonesia Pimpin Penerapan AI, Serangan Siber Diprediksi Meningkat
“Sekarang, yang kita saksikan ialah sistem-sistem AI seperti GPT-4 memiliki pengetahuan umum yang jauh melampaui pengguna manusia. Dalam hal nalar, ia tidak sebagus itu (manusia), tapi sudah melakukan penalaran sederhana,” ujarnya.
“Dan melihat laju kemajuannya, kita dapat berharap mereka menjadi lebih baik dengan cepat. Jadi kita perlu khawatir tentang itu.”
Dalam artikel di New York Times, Dr. Hinton menyebut tentang “aktor-aktor jahat” yang akan mencoba menggunakan AI untuk hal-hal buruk.
Ketika diminta oleh BBC untuk mengelaborasi komentar ini, ia menjawab: “Ini hanya skenario terburuk, semacam skenario mimpi buruk.
“Anda dapat membayangkan, misalnya, seorang aktor jahat seperti [Presiden Rusia Vladimir] Putin memutuskan untuk memberi robot kemampuan untuk menciptakan subtujuan mereka sendiri.”
Sang ilmuwan memperingatkan bahwa ini akhirnya dapat “menciptakan subtujuan seperti ‘Saya perlu mendapatkan lebih banyak kekuatan’”.