Adapun, hal itu dikatakan ibu Ansy, menjawab pertanyaan Radio Manggarai terkait seberapa pengaruh kesederhanaan Paus untuk kehidupan pemimpin dan para imam di gereja lokal Keuskupan Ruteng.
“Kehadiran Paus adalah inspirasi bagi pemimpin gereja untuk bertindak lebih bijaksana dan sederhana, ada compassion terhadap penderitaan umat”ujar dosen yang biasa disapa ibu Ansy tersebut
Ansy menuturkan, di tengah kehidupan pemimpin elit politik dan agama yang suka mempertontonkan kemewahan, kesederhanaan Paus adalah sebuah pilihan hidup yang postif dan menjadi berkat untuk dunia. Hal ini harus menjadi momen pembelajaran .
Lanjutnya, Kemewahan hidup yang dipertontonkan sebagai pemimpin agama dan pemimpin politik di tengah kerisauan warga dan umat yang terhimpit oleh kondisi hidup yang serba keterbatasan adalah hal yang tidak etis dan tidak Patut dilakukan
“Pilihan bertindak Paus dalam lawatan ke Indonesia menjadi momen belajar bagi semua, bahwa kesederhanaan dan pilihan hidup yang positif adalah berkat bagi dunia. Sebaliknya memperlihatkan gaya hidupa mewah adalah benar-benar hal yang tidak etis” lanjutnya.
Kesederhanaan Paus Fransiskus
Kehadiran Paus selama empat hari kunjungan apostoliknya di Indonesia meninggalkan pesan yang menghentak sekaligus menggugah nurani seluruh masyarakat Indonesia. Kesederhanaan yang ditunjukan Paus jadi perbincangan hangat warganet maupun tokoh-tokoh publik tanah air.