Dalam kunjungan hari itu, dalam suasana santai penuh keakraban, ibu Rini memberikan pelatihan literasi digital dengan Bahasa sederhaa yang membuat mereka paham
Tak ada expresi tegang pada wajah mereka. Justru, suasana keakraban yang terasa seperti terjalin sejak lama, mereka mampu membuat suasana pelatihan jadi mudah.Suara celetukan yang disertai dengan tawa riah menyertai kegiatan itu.
Antusias mereka mengikuti pelatihan itu melecut semangat Ibu Rini.
Diawali dengan mengajak mereka untuk berbagi cerita soal apa tantangan dan kemudahan mereka dalam mendidik anak mereka saat ini, terutama dengan kehadiran teknologi komunikasi seperti gadget dan smartphone yang banyak membuat anak-anak betah dan candu sepanjang waktu.
Seorang ibu, dalam ceritanya mengaku ada banyak keuntungan dan sisi baik dari kehadiran smartphone ini. Anak menjadi tenang, tidak merecoki pekerjaannya.
Selain sisi baiknya itu, rupanya ada ancaman serius yang terjadi. Anaknya menjadi acuh bahkan mentalnya pun terjajah dengan berbagai konten menarik yang tampil dari sejumlah aplikasi pada smartphone .