Ambrosius Kodo menjelaskan “Data yang di himpun pada Minggu, 905/11/2023),Dari 232 bangunan yang rusak itu 175 unit adalah rumah warga. 34 unit gedung pemerintahan, sarana ibadah 10 unit, fasilitas umum delapan unit, dan lima unit sarana pendidikan. Kerusakan paling banyak berada di Kabupaten Kupang yakni 204 bangunan yang rusak, terdiri dari 155 unit rumah penduduk, 31 unit gedung pemerintahan, 9 unit sarana ibadah, 5 unit fasilitas umum, and 4 unit sarana pendidikan. Kemudian Kota Kupang 27 bangunan yang rusak, di antaranya 20 unit rumah penduduk, gedung pemerintahan dan fasilitas umum, masing-masing tiga unit, dan rumah ibadah satu unit.
“Kalau di Kabupaten TTS hanya ada satu bangunan yang rusak yakni sarana pendidikan yakni gedung sekolah dasar,” kata Ambrosius.