Survei dilakukan setelah putusan MK soal capres dan cawapres di bawah usia 40 tahun boleh maju asalkan berpengalaman sebagai kepala daerah.
Djayadi mengatakan hasil survei LSI menunjukkan dukungan Jokowi terhadap Gibran dan Prabowo akan membuat elektabilitas Ganjar menurun sampai 5%. Sementara Anies, kata Djayadi, tetap di angka stabil.
“Sementara untuk Ganjar ada penurunan sekitar 5 persenan sementara Anies stabil,” ujarnya.
Djayadi mengatakan Gibran mampu meningkatkan perolehan suara terhadap Prabowo. Dalam hasil survei LSI, ada peningkatan 3,4%.
“Jadi memang kalau secara kasar, secara sederhana bisa terlihat, potensi majunya Gibran sebagai cawapres Prabowo untuk meningkatkan perolehan suara Prabowo, tapi peningkatannya tidak terlalu banyak kalau di sini berubah sekitar 3,4%. Ada potensi untuk meningkat, seberapa besar real-nya kan belum tahu,” katanya.
Akan tetapi angka itu belum final. LSI justru memaparkan temuan lainnya. Masyarakat yang tidak tahu Ketua MK Anwar Usman adalah adik ipar Jokowi membuat elektabilitas Prabowo lebih tinggi, begitu pun sebaliknya masyarakat yang tahu membuat elektabilitas Prabowo sedikit menurun.