Situasi keheningan inilah menjadi momen yang pas untuk melantunkan doa dan devosi melalui perantaraan doa Bunda Maria. Banyak kesaksian terutama dari kalangan anak muda yang mengakui mendapatkan berbagai pertolongan melalui perantaraan doa Bunda Maria.
Kedua, karena tempatnya nyaman dan hening, maka Golo Curu menjadi tempat tujuan umat dari berbagai paroki di wilayah Kota Ruteng melakukan kegiatan devosi.
Devosi kepada Bunda Maria merupakan sebuah tradisi yang sejak lama berakar dalam kehidupan umat.
“Devosi kepada Bunda Maria di Bukit Golo Curu adalah tradisi yang sudah lama mengakar dalam kehidupan umat Allah di Keuskupan Ruteng. Karena itu dalam rangka melestarikan tradisi itu maka festival ini diberi nama Festival Maria Ratu Rosari Golo Curu,” tutupnya.