Ema Ius pertama kali memilih tanaman sayuran yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi. Dia mulai mengembangkan sayuran, termasuk sawi putih. “Itu dulunya coba-coba, dengan menggunakan sisa lahan 2 x 6 meter. Saya menjadi lebih semangat karena mendapatkan 650 ribu dalam dua bulan. Kini Saya menanam dilahan berukuran 6 x 6 meter dan hasilnya bisa mencapai 1,7 juta per bulan. Sayur ini tidak sampai ke Ruteng karena banyak yang beli sepanjang jalan.” cerita ema Ius dengan senyum kegembiraan.
Cerita sukses Ema Ius adalah bukti nyata bahwa dengan kemauan, ketekunan, dan berani mengambil langkah, petani dapat meraih keuntungan yang signifikan bahkan dari lahan yang sempit. (Paul)