Mereka yang membuat perencanaan untuk dibahas bersama tetapi mereka jarang hadir
Sementara itu, Edison Rihi Mone dengan tegas menyoroti ketidakhadiran Ketua TPAD Manggarai. “Pak ketua menurut saya kita perlu ada ketegasan. Saya sudah menjadi anggotan badan perumus anggaran sejak 2019. Dibeberapa tahun ini mohon maaf, pak Sekda wajib hadir dalam pembukaan. Selain itu kepala Bappeda dan Kaban Keuangan wajib juga untuk hadir.Teman-teman termasuk kepala Keuangan selalu hadir, tapi teman-teman Bappeda dalam hal ini Pak Hila Jonta tidak pernah hadir.Mereka yang membuat perencanaan untuk dibahas bersama tetapi mereka jarang hadir. Kadang kita selalu minta Kaban Keuangan menjelaskan yang mungkin bukan tupoksi beliau. Karena itu minta ketegasan kita skorsing saja.”
Untuk diketahui, sekretaris Daerah kabupaten Manggarai Fansy Aldus Jahang selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) memiliki peran yang sangat penting dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2024 di tingkat pemerintahan daerah.
Sebagai Ketua TAPD, peran utamanya adalah mengoordinasikan seluruh tim anggaran yang terlibat dalam penyusunan dan pembahasan KUA PPAS. Tim anggaran terdiri dari berbagai pihak, seperti badan perencanaan, badan keuangan, badan pengawas, dan unit-unit organisasi lainnya. Ketua TAPD bertanggung jawab untuk memastikan bahwa seluruh anggota tim bekerja bersama-sama untuk menyusun anggaran yang sesuai dengan kebutuhan dan prioritas pemerintah daerah. Ketua TAPD juga berperan dalam menyusun kebijakan anggaran yang sesuai dengan arah dan kebijakan pemerintah daerah. Kehadirannya penting untuk memastikan bahwa visi, misi, dan tujuan pemerintah daerah tercermin dalam dokumen KUA PPAS.