Impian dan Cita-cita Ke Depan
Mimpi kita, berangkat dari visi dasar dari gereja itu sendiri yakni keselamatan. Berbicara tentang keselamatan, maka berbicara tentang keselamatan jasmani dan rohani. Dan jika diterjemahkan dalam bahasa pendidik, orang harus cerdas untuk dapat menghadapi tantangan dunia kerja, bisa sejahtera, dan bisa hidup bahagia.
Untuk dapat meraih tujuan tersebut,dalam refleksi saya, lembaga pendidikan ini harus kuat. Dan bagi saya, orang NTT dan orang di Manggarai harus bisa mengenyam pendidikan bermutu seperti di Pulau Jawa, dan untuk dapat menikmati pendidikan yang baik, anak-anak kita tidak harus ke Jawa tetapi bisa di lembaga ini. Sehingga pengelolaan lembaga ini haruslah profesional. Visi kita empat tahun yang lalu hingga hari ini adalah pemantapan tata kelola. Dan untuk tahun 2024 sampai 2027 lembaga ini harus melakukan pemantapan pada tenaga pendidiknya. Dosen kita masih banyak S2 dan ini harus dinaikan menjadi S3.
Saya berkeinginan tahun depan harus ada penambahan 20 % dosen yang sudah S3. Itu dari sisi sumber dayanya. Berikutnya secara akreditasi, lembaga ini harus dinaikan dari posisi sekarang yakni akreditasi B dan C.
Demikian juga harus adanya pengembangan prodi. Sehingga pada tahun 2027 dan seterusnya ada penguatan riset inovasi dan publikasi. Kita baru berbicara perkuat daya saing nasional di tahun 2035, itu artinya kita sudah harus masuk dalam 100 perguruan tinggi terkemuka di Indonesia.